Laman Muka

Web Hosting Gratis

Free Website Hosting

Friday, 6 April 2007

Korda Lampung

Kepada yth,
Pak BSH dan Bung Kaka Suminta

Berikut ini saya laporkan kondisi PWI Reformasi Korda Lampung. Pada awal berdiri PWI Reformasi Korda Lampung cukup kuat dengan 12 orang anggota dari pers umum dan pers mahasiswa. Jumlah itu berkurang drastis pasca berdirinya AJI (Aliansi Jurnalis Independen) Lampung, yang dimotori sdr. Oyos Saroso HN. Sdr. Oyos sebelumnya adalah simpatisan PWI Reformasi di Lampung. Rekan-rekan yang potensial, cerdas, dan idealis pindah ke AJI (tahun 2001-2002). Sebagian sisanya kembali ke PWI Orba, karena tak tahan dibelenggu idealisme. Hal itu disebabkan kurang intensifnya komunikasi antara saya (ketua Korda pada masa itu) dengan pengurus lain dan anggota, karena kami tidak berdomisili dalam satu kota (saya di Kotaagung, Kabupaten Tanggamus, sementara sebagian besar rekan2 berdomisili di Kota Bandar Lampung). Meskipun demikian, Pada Kongres I di Bandungan, kami mengirim dua orang utusan, begitu juga pada Kongres II di Jambi kami juga mengirim dua utusan.
Tahun 2003, kami mengadakan konsolidasi. Saat itu kami hanya tersisa 5 orang, termasuk saya. Tapi, satu dari kami, yakni sdr. Hasan (lampungonline.com), yang pernah jadi utusan ke Kongres II di Jambi, alih profesi menjadi PNS di Kejaksaan Tinggi Lampung. Praktis, kami tersisa 4 orang. Kami lalu membentuk kepengurusan baru dengan komposisi: Irwan Marwah (SKU. Lampoeng Arena) sebagai ketua; Sofyan (koresponden majalah Trobos), sekretaris; Supriyanto (skm Analisis), bendahara. Saya sendiri hanya sebagai anggota.
Sayang, kepengurusan yang terbentuk tersebut sampai saat ini vacuum. Sejak muncul wacana kongres III di Banjarmasin, saya rekan-rekan tersebut, tapi tidak berhasil. Informasi yang saya terima, sdr. Sofyan sudah pindah ke Jakarta. Sdr. Irwan Marwah tidak pernah menjawab kontak telpon dari saya, sedangkan sdr. Supriyanto, kabarnya sudah tidak menjadi wartawan. Dengan demikian, anggota korda Lampung hanya tersisa saya sendiri.
Begitulah laporan dari saya. Meskipun demikian, saya tetap berada di bawah bendera PWI Reformasi.

wassalam

abdul madjid

In May Facebook